Izanagi (yang memegang tombak) dan Izanami, yang dilukis oleh Kobayashi Eitaku, 1880

Cerita Tradisional Tentang Berdirinya Jepang

 
Izanagi (yang memegang tombak) dan Izanami, yang dilukis oleh Kobayashi Eitaku, 1880

Izanagi (yang memegang tombak) dan Izanami, yang dilukis oleh Kobayashi Eitaku, 1880

Naskah yang menceritakan rakyat Jepang dan gambaran hubungan erat antara para dewa dengan umatnya – dalam konteks ini adalah bangsa Jepang – menjelaskan kaitan hubungan antara manusia dengan Kami (makhluk suci yang juga roh serta kekuatan alam dan menjadi esensi kepercayaan Shinto –ed)  berikut adalah dasar berdirinya Jepang:

  1. Jepang adalah tanah pertama yang akan dibuat
  2. Hubungan seksual adalah sebuah proses kreatif suci
  3. Jika ritual tertentu tidak benar diikuti, hal-hal buruk bisa terjadi
  4. Jika tatanan alam hal terganggu, hal-hal buruk bisa terjadi
  5. Wanita harus berada bawah laki-laki
  6. Kami diciptakan oleh proses yang sama seperti manusia
  7. Anak yang tidak sempurna boleh diabaikan

Pada awalnya, saat alam semesta diciptakan dari kekacauan yang telah terjadi, beberapa Kami muncul secara tiba-tiba. Hubungan antara Kami melahirkan seorang kakak dan adik dengan sebutan Izanagi dan Izanami. Izanagi memiliki arti “dia (laki-laki) yang diundang” dan Izanami mempunyai arti “dia (perempuan) yang diundang”.

Izanagi dan Izanami lalu menusukan tombak permatanya ke laut dan saat mata tombak menyentuh permukaan air laut, terbentuklah pulau. Pulau inilah yang sekarang dikenal dengan Jepang. Selanjutnya Izanagi dan Izanami menikah dan anak pertama mereka bernama Hiruko terlahir cacat, lalu diterlantarkan oleh orang tuanya. Menurut legenda, kecacatan yang dialami Hiruko disebabkan oleh Izanami yang berbicara saat ritual berhubungan badan. Di lain kesempatan, pasangan Izanagi dan Izanami melakukan hubungan badan hingga melahirkan beberapa pulau di Jepang diantara lainnya dalam bentuk Kami.

Comments

comments

.

4 Comments

  1. 9842938hkwejrhf`
    February 11, 2013 at 6:28 am · Reply

    wew

  2. Dwi Aryati
    February 11, 2013 at 6:51 am · Reply

    Jepang negara kepulauan hampir sama dengan Indonesia. Bedanya Jepang punya legenda terbentuknya Jepang kita tidak. Bencana tsunami yang menimpa Indonesia beberapa tahun yang lalu menbuat saya sadar bahwa kita perlu belajar banyak dengan Jepang di banyak bidang. Penanggulangan bencana, ilmu dan teknologi juga menggali sejarah budaya dan mempertahankannya. Arigato Japan…

    • Jepang Bannget
      February 20, 2013 at 8:01 am · Reply

      setuju

  3. dhimas lambang
    February 27, 2013 at 10:15 am · Reply

    Sangat inspiratif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


Catchable fatal error: Object of class stdClass could not be converted to string in /home/jepangku/public_html/wp-content/plugins/wp-slimstat/wp-slimstat.php on line 1007